Khaleej Times Jobs – Perjalanan hidup Sylvester Stallone tidak bisa dipisahkan dari kisah perjuangan, penolakan, dan keteguhan hati. Sebagai seorang aktor yang kini dikenal sebagai legenda Hollywood, Stallone harus menghadapi berbagai rintangan berat sebelum meraih kesuksesannya. Dari masa kecil yang sulit di keluarga miskin, hingga berjuang keras melawan penolakan sebanyak 1500 kali, Stallone menunjukkan bahwa kegigihan dan ketekunan adalah kunci menuju kesuksesan. Dikenal luas berkat perannya sebagai Rambo dan Rocky, Stallone membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi mereka yang pantang menyerah.
Sylvester Gardenzio Stallone lahir pada 6 Juli 1946 di New York City. Ia dikenal dengan julukan “Sly”. Stallone tidak hanya dikenal sebagai aktor, tetapi juga seorang sutradara dan penulis naskah film. Ia dikenal luas karena perannya dalam film-film aksi terkenal, seperti “Rocky” dan “Rambo”. Kedua film ini mengukuhkan nama Stallone di dunia perfilman internasional.
Namun, perjalanan hidup Stallone tidaklah mudah. Ia dibesarkan dalam keluarga miskin dan terlahir dengan kelainan saraf yang mempengaruhi sisi kanan wajahnya. Hal ini menyebabkan Stallone kesulitan dalam berbicara, ia menjadi gagap dan sering diejek oleh teman-temannya. Di masa remaja, ia dimasukkan ke sekolah yang mengkhususkan diri pada anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Stallone memiliki mimpi besar untuk menjadi seorang aktor film. Untuk mewujudkan mimpinya, ia mengikuti audisi tanpa henti. Namun, wajahnya yang dianggap tidak menarik dan gaya bicara yang gagap membuatnya sering ditolak. Tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi dia ditolak sebanyak 1500 kali oleh agen dan produser di New York.
Meski begitu, Stallone tidak pernah menyerah. Salah satu momen yang paling mencolok dalam perjuangannya adalah ketika ia menunggu di luar agen film selama semalam hanya untuk mendapatkan kesempatan audisi. Ketika agen film akhirnya menemui Stallone, ia memberinya kesempatan untuk menjadi figuran dalam sebuah film. Ini menjadi langkah pertama Stallone menuju kesuksesan.
“Baca juga: Perjalanan Bisnis Pendiri McDonald’s: Dari Dunia Film ke Kerajaan Restoran Global”
Pada masa-masa sulit, Stallone hidup dalam kemiskinan yang ekstrem. Ia bahkan tidak mampu membayar pemanas di rumahnya. Stallone terpaksa menghabiskan waktu di perpustakaan hanya untuk menghangatkan tubuhnya. Di perpustakaan itulah ia mendapatkan ide untuk menulis naskah film. Ia menulis naskah yang akhirnya dikenal dengan nama Rocky, sebuah film yang mengubah hidupnya.
Namun, kehidupan Stallone tidak langsung membaik. Istrinya mulai tidak tahan dengan keadaan tersebut, dan Stallone harus menghadapi kenyataan pahit, termasuk menjual perhiasan istrinya dan bahkan anjing kesayangan yang bernama Timmy. Keadaan semakin sulit, dan ia terpaksa menjual anjingnya hanya dengan harga US$25 untuk bertahan hidup.
Dalam keadaan yang sangat terpuruk, Stallone mendapatkan inspirasi saat menonton pertandingan tinju antara Muhammad Ali dan Chuck Wepner. Wepner, yang dianggap lemah, ternyata bertahan hingga ronde terakhir melawan Ali. Hal ini memberi Stallone ide untuk menulis sebuah cerita tentang seorang petinju yang berjuang keras meski menghadapi rintangan besar.
Stallone menulis naskah Rocky dalam waktu tiga hari tanpa berhenti. Ia merasa yakin bahwa naskah ini akan menjadi film yang mengubah hidupnya. Meskipun telah ditolak oleh berbagai produser, Stallone tetap gigih menawarkan naskah tersebut. Setelah penolakan demi penolakan, ia akhirnya mendapatkan kesempatan dari sebuah studio film.
Meskipun naskah Rocky akhirnya diterima oleh sebuah studio, mereka tidak mau memberi Stallone peran utama. Produser lebih memilih aktor terkenal seperti Ryan O’Neal atau Burt Reynolds. Stallone, yang sangat yakin dengan naskahnya, menolak tawaran tersebut dan bersikeras untuk memerankan tokoh utama.
Setelah bernegosiasi keras, produser akhirnya setuju menjadikan Stallone sebagai bintang utama. Meskipun film tersebut memiliki anggaran rendah hanya US$1 juta, Rocky meledak di pasaran. Film ini menghasilkan lebih dari US$200 juta dan memenangkan tiga Academy Awards, termasuk untuk film terbaik, sutradara terbaik, dan skenario terbaik.
“Simak juga: Menerima Keunikan Anak: Kunci untuk Membangun Rasa Percaya Diri”
Kesuksesan Rocky membuka jalan bagi Stallone untuk meraih kesuksesan lebih lanjut. Ia kembali menjadi bintang besar melalui perannya sebagai Rambo dalam seri film Rambo yang juga sukses besar. Stallone menjadi salah satu aktor papan atas Hollywood pada tahun 1970-an hingga 1990-an, dengan pendapatan film yang mencapai hampir US$1 miliar.
Perjuangan Stallone yang panjang dan penuh penolakan akhirnya membuahkan hasil. Ia kini dikenang sebagai salah satu aktor terbesar dalam sejarah perfilman Hollywood. Meskipun melalui banyak kegagalan, Stallone tetap tegar dan tidak pernah menyerah dalam meraih mimpinya.
Khaleej Times Jobs – Langkah cerdas berkarier sebagai Software Developer menawarkan peluang luas dalam dunia teknologi yang terus berkembang. Software Developer bertugas…
Khaleej Times Jobs – Cybersecurity Analyst adalah profesi yang semakin dicari di era digital saat ini. Ancaman dunia maya terus berkembang, dan…
Khaleej Times Jobs – Memulai karier sebagai Human Resources Specialist memberikan peluang besar untuk bekerja di berbagai sektor. Di dunia yang terus…
Khaleej Times Jobs – Karier Legal Advisor menawarkan peluang menarik untuk mereka yang memiliki latar belakang hukum. Sebagai konsultan hukum, Anda akan…
Khaleej Times Jobs – Supply Chain Manager adalah profesi yang krusial dalam dunia bisnis modern. Peran mereka sangat penting untuk memastikan bahwa…
Khaleej Times Jobs – Desainer grafis profesional memiliki peran penting dalam menciptakan desain visual yang kuat dan menarik. Di dunia yang semakin…