Khaleej Times Jobs – Perjalanan inspiratif pendiri KFC, Kolonel Harland Sanders, membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Lahir pada 9 September 1890, Harland Sanders tidak langsung sukses dalam dunia bisnis. Namun, melalui kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, ia akhirnya berhasil mengubah hidupnya dan dunia kuliner. Dari berbagai kegagalan, ia menemukan jalan menuju kesuksesan besar dengan KFC yang dikenal di seluruh dunia.
Harland Sanders lahir di Indiana, Amerika Serikat, pada tahun 1890. Kehidupan awalnya sangat sulit. Ketika berusia lima tahun, ayahnya meninggal, dan ibunya harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga. Harland Sanders harus merawat adik-adiknya dan belajar mandiri sejak dini. Meski begitu, ia tidak menyerah pada keadaan.
Pada usia yang sangat muda, Harland Sanders mulai bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya. Ia bekerja sebagai tukang kuli dengan upah yang sangat rendah, hanya enam belas sen sehari. Tidak lama setelah itu, ia bekerja sebagai tukang parkir dan bahkan bergabung dengan tentara pada tahun 1906.
“Baca juga: Kisah Sukses Hermanto Tanoko: Mengubah Avian Menjadi Raksasa Industri”
Setelah pensiun dari militer, Harland Sanders menjalani kehidupan dengan mengandalkan uang pensiun. Namun, uang tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga ia bergabung dengan tim pemadam kebakaran kereta api. Selain itu, ia belajar hukum secara otodidak dan memperoleh ijazah hukum. Walaupun menjadi pengacara, penghasilannya masih jauh dari harapan.
Pada tahun 1929, Harland Sanders memutuskan untuk meninggalkan profesi pengacara dan membuka stand servis mobil di Corbin, Kentucky. Di situlah ia mulai mengenal dunia kuliner dan mendirikan rumah makan kecil yang menyajikan ayam goreng.
Kolonel Harland Sanders membuka rumah makan kecil yang disebut “Café Sanders” di sebuah gudang belakang stand servis mobilnya. Makanan yang ia sajikan adalah ayam goreng dengan sayur segar, dan ternyata cukup menarik perhatian. Pada tahun 1930, rumah makannya mulai ramai dengan pengunjung.
Seiring berjalannya waktu, Sanders semakin tertarik untuk mengembangkan rumah makan ini. Ia bahkan mengikuti pelatihan manajemen di Universitas Cornell untuk meningkatkan keterampilannya dalam bisnis kuliner.
“Simak juga: Mendidik Anak dengan Cinta: Pentingnya Kasih Sayang dalam Parenting”
Pada tahun 1939, Harland Sanders menemukan cara baru untuk menggoreng ayam. Alih-alih menggunakan minyak, ia memanfaatkan teknologi pressure cooker untuk menggoreng ayam dengan cara yang lebih efisien. Cara ini memungkinkan ayam goreng matang lebih cepat tanpa mengurangi rasa dan kualitasnya.
Selain itu, ia juga mulai mengembangkan resep ayam gorengnya yang terkenal dengan ‘Sebelas Bumbu Rahasia KFC’. Resep ini menjadi kunci kesuksesan ayam goreng KFC yang begitu digemari di seluruh dunia.
Pada tahun 1953, meskipun rumah makannya cukup sukses, Sanders mendapat tawaran untuk menjualnya dengan harga seratus enam puluh empat ribu dolar. Namun, ia menolaknya. Beberapa tahun kemudian, kota Kentucky mengalami perubahan tata letak, sehingga lokasi rumah makannya tidak lagi strategis.
Pada saat itu, ia terpaksa menjualnya dengan harga lebih rendah, hanya tujuh puluh lima ribu dolar, namun jumlah tersebut masih belum cukup untuk melunasi hutangnya. Harland Sanders kemudian memutuskan untuk menjual resep ayam gorengnya ke rumah makan lain di seluruh Amerika Serikat. Ia menawarkan resep ayam gorengnya meskipun sudah berusia tua dan menderita rematik.
Selama dua tahun berkeliling menawarkan resepnya, Harland Sanders menerima lebih dari seribu penolakan. Namun, ia tidak pernah menyerah. Ia terus memperkenalkan ayam gorengnya ke setiap rumah makan yang ia temui.
Pada usia 70 tahun, Harland Sanders akhirnya melihat hasil dari perjuangannya. Resep ayam gorengnya mulai diterima dengan baik dan mendapat perhatian masyarakat. Bisnis waralaba KFC mulai berkembang pesat, dan pada tahun 1963, jumlah rumah makan KFC mencapai 600 lokasi.
Harland Sanders kemudian menjual bisnis waralaba KFC kepada John Brown Junior dan Jack Mass seharga satu juta dolar, namun ia tetap menerima gaji seumur hidup sebagai konsultan dan direktur utama. KFC terus berkembang pesat, dan Harland Sanders menjadi ikon dalam dunia kuliner.
Kolonel Harland Sanders meninggal pada tahun 1980, namun perjalanan inspiratif pendiri KFC terus hidup melalui kesuksesan waralabanya. Pada tahun 1982, KFC diakuisisi oleh Reynolds, dan pada 1986 dibeli oleh Pepsi-Cola seharga 840 juta dolar. Hingga 2005, KFC memiliki lebih dari 9.000 rumah makan di 92 negara dengan 750.000 karyawan.
Khaleej Times Jobs – Cybersecurity Analyst adalah profesi yang semakin dicari di era digital saat ini. Ancaman dunia maya terus berkembang, dan…
Khaleej Times Jobs – Memulai karier sebagai Human Resources Specialist memberikan peluang besar untuk bekerja di berbagai sektor. Di dunia yang terus…
Khaleej Times Jobs – Karier Legal Advisor menawarkan peluang menarik untuk mereka yang memiliki latar belakang hukum. Sebagai konsultan hukum, Anda akan…
Khaleej Times Jobs – Supply Chain Manager adalah profesi yang krusial dalam dunia bisnis modern. Peran mereka sangat penting untuk memastikan bahwa…
Khaleej Times Jobs – Desainer grafis profesional memiliki peran penting dalam menciptakan desain visual yang kuat dan menarik. Di dunia yang semakin…
Khaleej Times Jobs – Masa Depan Karier Pengembang Aplikasi semakin cerah seiring berkembangnya teknologi digital. Banyak peluang yang muncul di dunia pengembangan…